Postingan

Menampilkan postingan dengan label Renungan

Selamat Hari Paskah 2015, Kawan!

Gambar
Mari rayakan kebangkitan-Nya dan kemenangan-Nya! Segala puji syukur dan sorak sorai kemenangan atas penebusan Yesus Kristus yang membebaskan kita! Ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.” (Roma 3:9-10). Kita semua telah jatuh ke dalam dosa ketika Adam dan Hawa telah jatuh ke dalam dosa. Dan Roma 6:23a mengatakan bahwa upah dosa ialah maut. Artinya kita semua sebenarnya tidak akan ada yang selamat dan kita akan mengalami maut yang kekal. Akan tetapi Yesus Kristus rela turun ke dunia untuk mati demi rencana kasih Allah menyelamatkan manusia dari dosa dan upahnya. Kebangkitan Yesus Kristus adalah bukti bahwa Dia adalah Tuhan dan bukti bahwa Injil Kristus adalah kebenaran sejati. “Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak be...

Berkat di balik Badai

Gambar
“Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.” Beberapa badai dalam hidup kita bukanlah hasil dan ketidaktaatan kita kepada Allah; melainkan hasil dan ketaatan kita kepada-Nya. Sebuah contoh yang baik dan sebuah ketaatan adalah Ayub. Apa yang Ayub telah perbuat sehingga semua malapetaka itu menimpa dirinya? Tidak ada. Malah Ayub berbuat baik, sampai-sampai Allah memuji dirinya di hadapan malaikat-malaikat dan setan: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.” (Ayub 1:8) Kemudian badai pencobaan terhadap Ayub pun dimulai. Pencobaan ini dibolehkan Allah terjadi agar m...

Menjadi Berguna

Filemon 1-25 Aku, Paulus, … mengajukan permintaan kepadamu [Filemon] mengenai anakku yang kudapat selagi aku dalam penjara, yakni Onesimus. Dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu maupun bagiku. (Filemon 9-11) Saya mau punya gerobak yang lebih besar,” kata seorang anak pemulung ketika ditanya apa cita-citanya. Tampaknya tidak berguna. Namun, ada orang yang memandang anak-anak ini penuh potensi. Penuh harapan, mereka mendirikan sekolah gratis, pusat pelatihan keterampilan kerja, dan rumah baca. Berusaha melebarkan wawasan, meluaskan cita-cita, membuat anak-anak ini jadi lebih berguna. Onesimus, yang dibicarakan dalam surat Paulus pernah menjadi seorang yang tak berguna, bahkan pikirannya yang sempit membuat ia mengambil jalan pintas yang merugikan sang tuan, dan akhirnya ia meringkuk di penjara (ayat 10,11,18). Namun, Tuhan mempertemukannya dengan Paulus. Onesimus ditolong mengenal kebenaran dan menjadi orang yang berguna bagi pekerja...

Iman Perlu Tindakan

Yakobus 2:15 – 16 “Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari, dan seorang dari antara kamu berkata: “Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!”, tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu?” Iman lebih dari sesuatu yang hanya dirasakan. Banyak orang tidak bisa membedakan antara emosi dan perasaan dengan iman. Mereka datang ke gereja dan mereka tergerak secara emosional, mereka terinspirasi, dan mereka termotivasi. Tapi itu tidak berarti mereka berjalan dalam iman. Alkitab mengatakan iman adalah sesuatu yang kita lakukan, bukan hanya apa yang kita rasakan: “Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari, dan seorang dari antara kamu berkata: “Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!”, tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu?” (Yakobus 2:15-16 ...

Metamorfosis

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah; apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna” (Roma 12:2) Kata perubahan sering kali didengung-dengungkan dimana-mana, hampir disemua lini kehidupan perubahan menjadi isu sentral. Pemerintah mendengung-dengungkan perubahan dalam tatanan dan layanan governance yang baik, perusahaan-perusahaan menata diri untuk menjadi yang terbaik melalui perubahan. Bahkan gereja pun itu turut serta menangkap kairos tentang perubahan, ini memberikan catatan bagi kita bahwa memang saatnya semua bidang kehidupan harus berubah, tanpa perubahan tidak mungkin kita menggapai pencapaian yang maksimal. Kitab Roma 12:2 ini merupakan seruan rasul Paulus kepada jemaat di Roma untuk menghidupi perubahan, perubahan yang dimaksud lebih kepada bagaimana diri sendiri atau pribadi umat mengalami perubahan secara signifikan. Perhatikanlah apa yang men...

Kasih Setia-Nya Bukan Basa-Basi dan Tak Pernah Basi

“Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!” (Ratapan 3:21-23) Kitab Ratapan merupakan serangkaian puisi ratapan nabi Yeremia yang menggambarkan kehancuran kota Yerusalem pada tahun 586 SM. Kekejaman dari para tentara Babel yang merampas harta benda rakyat Israel, penyakit yang menimpa dan kelaparan hebat yang melanda orang Israel pada waktu itu sampai-sampai mereka tega memasak anak-anaknya sendiri untuk dimakan. Ketiadaan bantuan dari pemimpin bangsa, digambarkan begitu memedihkan. Ratapan-ratapan ini membenarkan kata-kata nubuatan bahwa Yerusalem runtuh karena dosanya, Karena mereka berpaling dari Allahnya. Tetapi dengan keyakinan Yeremia menyerukan sebuah keyakinan bahwa kasih Allah tidak kunjung habis atas bangsa Israel di tengah ketidask-berdayaan mereka menghadapi tentara Babel. 1. Bahwasanya kasih setia Tuhan bukan basa-basi. ...

The Mission

Mengabarkan Injil enggak selalu harus dengan cara masuk ke sekolah teologia. Kita tetap bisa menjalankan misi Kristus di tengah-tengah tempat  kita saat ini. Mau tau caranya? Simak dan terapkan yang berikut ini: Action Perbuatan berbicara lebih keras dari khotbah apapun juga. Lewat perbuatan kita bisa mengabarkan kasih dan karya Kristus dalam kehidupan kita. Melalui perbuatan jugalah orang bisa tertarik untuk mengenal Kristus. Banyak orang Kristen menggebu-gebu dalam menceritakan tentang Kristus padateman-temannya, but tanpa perbuatan nyata yang bisa dirasakan orang-orang sekitar, sia-sia aja apa yang dia lakukan. Doi sekedar mendapat merk Kristen fanatik tapi enggak mampu menyentuh hati orang lain. Perbuatan kita memegang peranan penting banget untuk membuat orang lain jadi rindu mengenal Tuhan ato malah males denger soal Tuhan. So, perbuatan seperti apa yang bisa memberi pengaruh bagi orang lain di tempat kita misalnya di kampus kita? Be Honest Bersikap jujur da...

Tetap Setia Meski Melewati Ujian

“Mereka juga harus diuji dahulu, baru ditetapkan dalam pelayanan itu setelah ternyata mereka tak bercacat” (1 Timotius 3:10).             Untuk menjadi orang-orang berkualitas kita harus melewati proses atau ujian demi ujian. Hal inilah yang disadari Ayub: “Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas”(Ayub 23:10). Itulah sebabnya tak seorang pun dari kita yang akan luput dari ujian dan masing-masing orang akan mengalami ujian yang berbeda, dengan kadar yang berbeda juga. Kita akan beroleh promosi sebelum kita lulus dari ujian yang ada. “…haruslah orang terhormat, jangan bercabang lidah, jangan penggemar anggur, jangan   serakah, melainkan orang yang memelihara rahasia iman dalam hati nurani yang suci” (1 Timotius 3:8-9).             Namun, inti dari kesemua persyaratan itu adalah kesetiaan. Tanpa kesetiaan, apa pun tugas d...

Berapa Roti Ada Padamu?

Markus 8:1-10 Ada banyak orang yang sangat hitung-hitungan di tengah masa kesulitan ekonomi sekarang ini. Terlebih orang yang hidup pas-pasan, mereka berpikir apa yang akan saya makan besok jika makanan ini saya bagi kepada orang lain. Namun, ada banyak juga orang yang mampu berbagi makanan dengan sesamanya, meski dalam situasi sulit, dan mereka tidak pernah kelaparan. Me nurut pengalaman, orang yang mau berbagi dengan sesamanya, selalu ada saja makanan tersedia bagi mereka. Ketika orang banyak yang mengikut Yesus selama tiga hari sudah kelaparan, Yesus merasa kasihan kepada mereka. Yesus juga tidak membiarkan mereka pulang dalam keadaan lapar, karena khawatir mereka pingsan di jalan (1-3). Yesus berinisiatif menggunakan apa yang ada dan berdoa kepada Bapa supaya semua orang dapat makan. Yesus menanyakan berapa roti yang ada pada mereka. Lalu dengan sejumlah roti dan ikan yang tersedia itu, Yesus mengajak orang banyak mengucap syukur dan Yesus memberkati roti dan ikan tersebut. Mak...

Yang Kita Butuhkan Adalah Hikmat

Suatu kali seorang anak sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Hari itu suasana sungguh meriah karena itu adalah babak final dan hanya 5 orang yang masih bertahan, termasuk Tommy. Sebelum pertandingan dimulai Tommy menundukkan kepala, melipat tangan dan berkomat kamit memanjatkan doa. Pertandingan dimulai, ternyata mobil balap Tommy yang pertama kali mencapai garis finish. Tentu Tommy girang sekali menjadi juara. Saat pembagian hadiah, ketua panitia bertanya, “Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang bukan?” Tommy menjawab, “Bukan pak, rasanya tidak adil meminta pada Tuhan untuk menolong mengalahkan orang lain. Aku hanya minta pada Tuhan, supaya aku tidak menangis kalau aku kalah.” Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan. Permohonan Tommy ini merupakan doa yang luar biasa. Dia tidak meminta Tuhan mengabulkan semua harapannya, namun ia berdoa agar diberikan kekuatan untuk ...

Anak Yang Cacat

Seorang  Ibu  sangat gembira ketika menerima telegram dari anaknya yang telah bertahun - tahun menghilang. Apalagi ia adalah anak satu-satunya. Maklumlah anak tersebut pergi ditugaskan perang ke Vietnam pada 4 tahun yang lampau dan sejak 3 tahun yang  terakhir , orang tuanya tidak pernah menerima kabar lagi dari putera tunggalnya tersebut. Sehingga diduga bahwa anaknya gugur dimedan perang. Anda bisa membayangkan betapa bahagianya perasaan Ibu tersebut.  Dalam telegram tersebut tercantum bahwa anaknya akan pulang  besok. Esok harinya telah disiapkan segalanya untuk menyambut kedatangan putera tunggal kesayangannya, bahkan pada malam harinya akan diadakan pesta khusus untuk dia, dimana seluruh anggota keluarga maupun rekan-rekan bisnis dari suaminya diundang semua. Maklumlah suaminya adalah Direktur Bank Besar yang terkenal diseluruh ibukota. Siang harinya si Ibu menerima telepon dari anaknya yang sudah berada di airport. Si Anak: “Bu bolehkah saya membaw...

Hanya Sebuah Koin Penyok

Gambar
Seorang lelaki berjalan tak tentu arah dgn rasa putus asa. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Saat menyusuri jalanan sepi, kakinya terantuk sesuatu. Ia membungkuk dan menggerutu kecewa. “Uh, hanya sebuah koin kuno yg sudah penyok.” Meskipun begitu ia membawa koin itu ke bank. “Sebaiknya koin in dibawa ke kolektor uang kuno”, kata teller itu memberi saran. Lelaki itu membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, koinnya dihargai 30 dollar. Lelaki itu begitu senang. Saat lewat toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu obral. Dia pun membeli kayu seharga 30 dollar untuk membuat rak buat istrinya. Dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang. Di tengah perjalanan dia melewati bengkel pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu bermutu yang dipanggul lelaki itu. Dia menawarkan lemari 100 dollar untuk menukar kayu itu. Setelah setuju, dia meminjam gerobak untuk membawa pulang lemari itu. Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang...

Kisah Para Martir Kristen Mula-mula

Gambar
I. PARA MARTIR KRISTEN MULA-MULA   * Yohanes 15:18-20 15:18 "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. 15:19 Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu. 15:20 Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.  Saksi/ kesaksian, Ibrani  'ANA  (harfiah, 'menjawab' ), Yunani  'martureo' , dan kata-kata yg berakar padanya  martus, marturia  dan  marturion . Saksi ialah orang yg memberi kesaksian tentang sesuatu yg ia sendiri telah melihatnya. Kesaksian adalah tanggung jawab berat, teristimewa dalam kasus yg diancam dengan hukuman mat...